Efek politik Snouck

Adalah Abdul Ghafar alias Snouck Hurgronje, orang belanda yang pura2 masuk Islam dan belajar Islam dengan misi menghancurkan/menyesatkan ajaran Islam internal di Indonesia khususnya untuk memenangkan perang melawan rakyat Atjeh pada tahun 1873 – 1910.

Hingga saat ini doktrinasi pemikirannya snouck hurgronje yaitu “Jangan bawa agama ke Politik dan negara” ; “politik itu kotor jangan campurkan agama yg bersih ke politik” sangat berhasil masuk ke pola pemikiran orang Indonesia hingga kini, walau fisik kita tidak terjajah, tetapi masih saja pemikiran sebagian orang indonesia masih terjajah oleh racun doktrin yang salah dari snouck hurgronje ini.

Efek dari racun doktrinasi snouck yang salah hingga hari inilah yang mengakibatkan pecahnya persatuan Indonesia.

Semoga kita sadar karena dari orang inilah awalnya yang membuat politik devide et impera (pecah belah) di jalankan agar terjadi perang saudara di Indonesia.

Karena kejahatan yg terorganisir dapat mengalahkan kebaikan yg tidak terorganisir.

Maka Islam berpolitik itu adalah untuk mensyiarkan kebenaran dan kebaikan yg datang dari Alloh sang pencipta Alam semesta ini bukan untuk bersiasat dalam kejahatan.

Ajaran Islam tidak mengharamkan berpolitik.

Jika ada ‘orang’ Islam yg berbuat salah jangan salahkan ‘Ajaran Islam’ nya. Politik Ajaran Islam adalah menegakan kalimat tauhid dan menerapkan syariat Islam pada pemeluknya.

Politik itu adalah siasat untuk menggapai cita-cita. Siasat yang cerdas, ikhlas dan berakhlak sesuai dengan tuntunan Rasulullah dan Quran akan melahirkan sesuatu yang pasti baik. Jika siasat nya sudah menjauhi dari ajaran agama Islam tentu membawa dampak yang tidak berkah dan tidak beradab.

Seperti yang di jalankan oleh tauladan, panutan utama semua Umat Muslim yaitu Muhammad Rasululloh SAW beliau adalah tokoh Ideologi, juga politik, ekonom, sosial dan budaya Islam.

Perjanjian Hudaibiyah terealisasi berkat strategi politik Rasululloh.

Yang dengan ajaran keseimbangan nya yaitu lemah lembut kepada orang muslim dan non-muslim yang cinta damai tetapi juga bisa keras dan tegas kepada orang muslim dan non-muslim yang tidak cinta damai.

Maka dalam hal ini, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, oleh founding fathers kita (Soekarno dkk) mengatakan bahwa ajaran Pancasila ibarat gayung yang mengambil mata air sumber ajaran Islam, dengan sendirinya (otomatis) orang Islam sudah pancasilais.

Sila pertama Pancasila adalah intisari dari surat Al Ikhlas, Qul Allohu Ahad, Alloh itu Satu, Tuhan itu satu, Ketuhanan yang maha Esa. Hanya Islam satu2nya agama yang menganut monotheisme (ajaran berketuhanan hanya satu).

Pancasila tidak mungkin berseberangan dengan ajaran Islam karena founding fathers kita juga mayoritas beragama Islam, dan perjuangan fisik dari Sabang hingga merauke di banyak di komandoi oleh keberanian para kyai dan santri Islam, seperti Teuku Umar dari Aceh, Imam Bonjol dari Padang, Pangeran Antasari dari kalimantan, sultan Hasanudin dari Makassar, Pangeran Diponegoro dari Jawa juga bung Tomo dan Panglima Sudirman, hingga Pangeran Pattimura dari Maluku, Indonesia bisa merdeka dengan adanya teriakan takbir Allohu Akbar!

Membela ajaran yang benar itu adalah semangat kebenaran, bukan karena semata-mata merasa benar sendiri pribadi tetapi benar karena ajaran Nya. Jika semangat keberanian membela agama telah hilang maka ibarat mayat hidup yang layak menggunakan kain kafan.

Orang yang mengaku beragama Islam tetapi malu dan tidak ada semangat untuk membela agama nya sendiri berarti Lemah Imannya (jarang sholat, puasa, dan ibadah lainnya, terjajah pemikirannya dengan snouck hurgronje) adalah Munafik.

Mempertahankan dan membela kebenaran dari Quran itu bukanlah suatu kefanatikan atau fundamentalist atau teroris tapi suatu KETAKWAAN.

Ajaran Islam yang Maha Agung tidak mengajarkan kebencian, provokatif atau hingga radikalisme.

Antara kelembutan dan Kasih sayang berpadu dengan ketegasan.

Kebenaran itu datangnya dari Alloh dan Rasulnya Muhammah melalui Quran dan sunnah, kesalahan itu datangnya dari hamba ciptaan Nya

snouck

 

Advertisements

Author: Islam solusiku

Berharap Ridho Alloh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s